Assalamu'alaikum!

Bagaimana kabarmu hari ini?

Terbarukan, setelah lama vakum....

dhanzsity.blogspot.com adalah blog yang bersifat nirlaba dan independen. Berusaha mempublikasikan objek-objek wisata dengan objektif. Nah, semoga membantu dalam segala kebaikan!!! Thank you!!!

Foto-foto di dalam blog ini sebagian besar adalah foto pribadi yang diambil menggunakan berbagai jenis kamera. Bagi yang menginginkan foto ini dan menggunakannya, harap mencantumkan sumbernya (blog ini). Terima kasih.

(c)2012 Ardhani Aji Saputra

Jumat, 04 Juni 2010

Panas, tapi Ramai di Parangtritis....

Panas, begitu yang terasa ketika menginjakkan kaki di kawasan parkir Pantai Parangtritis. B*h, semnenjak keluar dari bus, serasa ada kipas-angin-yang-peniup-bara-api hadir di depan -belakang badan. Entah, mungkin karena cuaca yang sangat cerah dan didukung oleh pengaruh pantai yang memberi booster pada panas yang ada.

Waaa, hawa tambah panas ketika menyusuri kampung dengan jalan ber-paving. Kampung dagang tepatnya, ada penjual makanan, es degan, makanan khas laut (di antaranya sesuatu mirip udang dan lalat), dan aneka oleh-oleh antik (kaos, gelang, dll.).

Sesampainya di dekat pantai, wow, ada kenampakan geografis langka yang merupakan satu-satunya di Asia Tenggara: gumuk pasir. Gumuk pasir terlihat seperti gundukan tinggi pasir yang besar. Ini terjadi bukan karena ada dorongan dari dalam pasir, tetapi pengaruh gaya kinetik angin. Di Parangtritis pembentukan gumuk pasir dipengaruhi oleh adanya morfologi pantai dan kekuatan angin yang kuat dan optimum.

Di dekat Parangtritis ada aliran sungai: Kali Opak, yang merupakan aliran yang sangat berhubungan dengan aktivitas Gunung Merapi. Seperti mitos, Parangtrirts dan Gunung Merapai berada pada masing-masing sayap Keraton Yogyakarta. Sehingga, jarak antara keraton dengan Merapi dan keraton dengan Parangtritis sama besar. Hmmm....

Ssst, di luar hiruk-pikuk, ada hal menarik di tempat peristirahatan milik penduduk. Ya, l*******i (???). Di sepanjang rumah khusus, desas-desusnya, suatu tempat persinggahan merangkap menjadi tempat.... Hmmm... belum pernah mngorek info langsung sih.... He he he....

Selain sebagai tempat wisata yang asyik, Parangtritis menyediakan fasilitas bagi para pengunjung, khususnya kamar mandi. Ck ck kc, ada banyak kamar mnadi tersedia bahkan mungkin setiap pengunjung yang datang pasti kebagian. Hebatnya, airnya kebanyakan tawar dan cukup segar.

Nah, tunggu apalagi. Untuk pantai unik dengan gumuk pasirnya!!! (dhanzsity)

Selasa, 04 Mei 2010

Mencoba Lebih Tinggi Daripada Merapi, Kaliurang.

Tulisan menyusul, jam kuliah sebentar lagi, he he he. (dhanzsity)

Kamis, 29 April 2010

LolLipi: Museum Alam yang Menawan




Akhirnya mendapatkan foto yang tepat untuk postingan ini....

Beberapa gambar di sini merupakan bagian dari puluhan objek museum kebumian di LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah. Gambar gambar tersebut adalah Gunung Parang, batuan serpentinit, dan kawasan sawah di sekitar objek.

Melalui kerja keras LIPI Karangsambung, objek museum ini sudah sangat mengagumkan, dimulai dari formasi melang yang menyusun batuan di sekitar Sungai Muncar dan Lok Ulo. Ada pula pondasi Pulau Jawa, berupa potongan-potongan mika bertekstur skis. Hingga masih banyak lagi wahana lain yang menarik.

LIPI Karangsambung, Kebumen terdiri atas objek, kampus (yang terdiri atas museum, rumah kerajinan, aula, asrama, dan bangunan-bangunan lain). Aksesbilitas menuju kawasan ini mampu menampung bus besar, tapi tidak dianjurkan untuk dua lajur jalan karena di siang hari aktivitas transportasi cukup labil oleh truk dan bus kecil serta motor.

Nah, rumah kerajinan di LIPI menyediakan berbagai gemstone olahan yang sangat cantik, asbak, perhiasan, dan semua yang terbuat dari batu. Lengkap deh, cuma tidak ada warung makan yang mumpuni.

Masyarakat sekitar umumnya berprofesi sebagai petani dengan objek kerja yang bermacam-macam, bahkan berganti-ganti. Ada pula penambang pasir dan pekerjaan yang berhubungan dengan batu lainnya. Orangnya cukup ramah dengan bahasa Jawa dialek Ngapak yang khas.

Yo ayo, sembari berpiknik, mempelajarai ilmu bumi yang bermanfaat. Siapkan bekal yang cukup dan payung! Ha ha ha, nanti ada pemandu kompeten yang friendly. Go, lets go!!! (dhanzsity, foto oleh A Gunks).

Minggu, 18 April 2010

Lava Bantal, Sungai Muncar, LIPI Kebumen

Oooh, ini ternyata wujud asli lava bantal. Unik juga.
KKL II Jurusan Geografi 2008 UM mengajakku menelusuri museum-museum alam yang menakjubkan. Gambar ini merupakan salah satu sisi tempat kelolaan LIPI Kebumen.Sebuah artefak alam berupa gerojogan isi bumi yang berubah menjadi arsitektur alam yang unik.

Lava bantal merupaka material hasil muntahan letusan gunung berapi yang kemudian membeku dengan cepat. Pembekuan cepat tersebut dipicu oleh terendamnya material di dalam air sehingga menghasilkan bentukan streamline/oval/tumpul. Bisa dianalogikan seperti orang yang membuat cendol.

Mengapa bisa terangkat ke daratan? Nah, lagi-lagi ada dorongan dari tenaga endogen yang sangat kuat di masa lalu. Dan lagi-lagi--sepaket dengan lava bantal--ada kapur dan rijang di dekat lava bantal. Bentukan lain inilah yang akan menjelaskan lebih lanjut tentang keberadaan lava bantal dan tetangga-tetangganya. Tapi pada postingan selanjutnya, tentang serpentinit, gumuk pasir di Parangtritis, Merapi melalui Kaliurang, dan lain-lain. (dhanzsity)

Sabtu, 03 April 2010

Kedelai Pekarangan


Kedelai di pekarangan belakang sekarang sudah tumbuh lebat. Beberapa hari lagi pasti akan dipanen. Nah, tapi hama ulat dan kawan-kawan apakah masih menyisakan bagian "strategis" untuk pemiliknya. Hm.... Kedelai di atas terdapat di Pacitan (belakang rumah saya, he he he). Lahan bagian tersebut merupakan mosaik acak untuk kacang tanah, kacang panjang, jagung, ketela pohon, ubi jalar, cabe, tembakau, kedelai, dan beberapa tanaman berumur pendek lainnya. Tidak untuk dijual, hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Lebih baik berjalan kurang dari lima detik kan, daripada ke pasar 15 menit. Hmmm....
Kedelai merupakan bahan pangan unik serbaguna. Kecap, tempe, tahu, bahkan susu bisa dibuat darinya. Selain berprotein tinggi, kedelai mengandung zat penting yang dinamakan isoflavon. Isoflavon kedelai dapat menurunkan resiko penyakit jantung dengan membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Protein kedelai telah terbukti mempunyai efek menurunkan kolesterol, yang dipercaya karena adanya isaoflavon di dalam protein tersebut. Studi epidemologi juga telah membuktikan bahwa masyarakat yang secara teratur mengkonsumsi makanan dari kedelai, memiliki kasus kanker payudara, kolon dan prostat yang lebih rendah. Isoflavon kedelai juga terbukti, melalui penelitian in vitro dapat menghambat enzim tirosin kinase, oleh karena itu dapat menghambat perkembangan sel-sel kanker dan angiogenesis. Hal ini berarti suatu tumor tidak dapat membuat pembuluh darah baru, sehingga tidak dapat tumbuh.
Waw, ternyata dahsyat juga ya manfaatnya. Eit, tapi apakah kamu gemar makan makanan berkedelai? Kalau belum cepat beralaih ke tempe!!! Dan semoga saja nantinya kita dapat makan dengan hasil produksi dalam negeri. Jadi tidak lagi men-xxxxx dari luar negeri!!!

Sabtu, 27 Maret 2010

Ketika Balekambang Surut















Ketika Pantai Balekambang surut, akan tampak bentangan karang berlumut dan licin di muka pantai. Hamparan tersebut cukup luas untuk menampung para wisatawan yang asyik berburu satwa, mencium bau ombak, atau mencoba berjalan memenuhi jarak. Tetapi, sepertimya, perburuan yang paling dominan terlihat. Lihat saja, ada satwa laut yang terlihat di berbagai celah karang.
Para pengunjung asyik membungkuk untuk menangkap bintang laut berlengan panjang, berwarna hitam, dan berlendir. Ada banyak jenis ini dan mereka terlihat bergerombol dan seperti-berusaha-mencari-udara-segar-dengan-muncul-di-permukaan. Sebenarnya kalau kita beruntung dan mau menjelajah, ada banyak makhluk hidup laut lain yang menakjubkan.
Untuk apa bintang laut tersebut dicari, belum terkorek infonya. Mungkin dikonsumsi atau diambil begitu saja untuk oleh-oleh (he he he).

Sabtu, 20 Maret 2010

Lagi, Balekambang Edisi Lebih Jelas
















Wauw, setelah mengunjungi Pantai Balekambang dengan membawa tubuh sendiri, semakin jelas gambarannya. Mari kita mulai.
Pantai ini terletak di Bantur, Kabupaten Malang. Empat jam dari Kota Malang. Aksesnya cukup menantang dengan adanya jalan bergelombang dan Jurang Mayit. Tapi, secara keseluruhan, perjalanan dapat dinikmati dengan harapan dan rasa cinta pantai. Lanjut, kawasan masuk pantai ini diwarnai dengan adanya hutan yang cukup lebat dan bersifat belantara--karena berbagai variasi tanaman rimba ada di sini. Pada masa lalu, hutan ini bermula dari penanaman tetumbuhan untuk tujuan konservasi, oleh pemetrintahan penjajah Jepang. Namun, berlalunya masa membuat hutan iin tumbuh lebat dan hebat. Pastinya, kesesuain lahan mandukungnya.
Pantai ini merupakan pantai yang terangkat (uplift), karena tinggi rata-rata pantai ini di masa kini lebih besar daripada masa lalu (dibuktikan dengan adanya dataran yeng lebih rendah di sekitarnya). Secara umum, ombak di pantai ini bertipe gergaji, dan ada peringatan untuk tidak mandi di wilayah pantai ini.
Nah, segi estetika pantai ini bisa dilihat dari tata letaknya. Ada batuan terjal di bagian kirinya dan danau kecil berwarna hijau (menurutku, airnya merupakan limpasan pasang pantai). Pasir berpola juga ada di depan pantai ini. Jangan lupa juga, sepertiga bagian garis pantai--jika surut--menampakkan karang-kapur yang dihiasi oleh berbagai satwa laut yang diwakili dan didominasi oleh bintang laut.Ombak yang ganas menciptakan bentukan khas pantai seperti pada gambar yang saya tampilkan.
Jangan lupa, ada pura di sini. Berarti ada umat Hindu di sekitar pantai. Jembatan menuju pura patah dan menimbulkan kesan unik. Pura berdiri di atas bongkahan besar batuan hasil terjangan ombak.
Hmmm, pesonanya indah. Tunggu apa lagi. Ayo serbu!!! (dhanzsity)

"Jurang Mayit", Berkapur dan Terlihat Segar
















Kalau mendengarkan namanya, sesuatu yang menakutkan pasti tergambar di benak kita. Hmm, Jurang Mayit. Jurang penuh mayat atau kematian.Tenang. Nah, mari kita luruskan anggapan tersebut.
Jurang Mayit adalah nama sebuah daerah di Malang Selatan. Jurang Mayit merupakan gambaran umum jalan akses di sekitar gambar yang saya tampilkan. Nah jika dilihat, kemiringan jalan di Jurang Mayit bisa mencapai 50 % atau lebih. Bahkan ada peringatan bahwa pengendara kendaraan harus memakai gigi satu. Hmm, dan muatan besar harus diturunkan. Bayangkan, jika truk berpenumpang mundur karena beban???!!!
Yah, itulah bgambaran umum Jurang Mayit. Nah, sekarang mari kita lihat yang sebenarnya.
Pada foto yang saya tampilkan ada aliran air jernih di semacam sungai. Kenampakan tersebut berada di sekitar Jurang Mayit.
Sungai kecil ini didominasi oleh material kapur yang sebagian berbentuk batuan besar. Aliran airnya cukup stabil dan hal ini dapat mengakibatkan dataran sungai menjadi palung (beberapa bagian). Nah, sayangnya kejernihan air ini diganggu oleh deterjen berbusa banyak. Aaaa, ada rang mencuci motor di sungai.
.... (dhanzsity)

Minggu, 21 Februari 2010

Gumuk Pasir di Balekambang

Wah, pesona pantai memang tidak ada habisnya. Satu lagi adalah Pantai Balekambang . Ya, pantai ini terletak di Malang, tepatnya Desa Bantur. Membentang melewati horizon, pantai ini memiliki ciri khas unik dan juga kenampakan budaya yang apik.
Pada salah satu gambar, terdapat close-up gumuk pasir yang bagus!!! Gumuk pasir inilah yang terbentuk karena proses pergerakan air pantai yang bergelayut.
Di sekitar pantai ini juga terdapat Pura (tempat beribadah umat Hindu), yang apabila air mempersilakan, kita dapat melirik ke dalam ukiran-ukiran indah yang ada di Pura itu.
Nah, kalau kita berangkat dari Kota Malang, jalan akan cukup menantang karena melewati relief yang variatif dan suasana hutan yang cukup lebat. Perlu kurang lebih 2 jam untuk sampai di sana. Tunggu apa lagi, untukk pesona pantai yang satu ini. (dhanzsity, foto oleh Cha Cha)

Sabtu, 13 Februari 2010

Parodi Jejak Kaki Manusia


Kemajuan peradaban tidak selamanya baik. Mobilitas yang tinggi mengakibatkan kemauan manusia akan kepuasan semakin meningkat. Tak ayal lagi, hal dasar tempat berdirinya segala sesuatu menjadi korban.
Lingkungan merupakan kerangka awal tempat berdirinya panopang sandang, pangan, dan papan. Pengendalian yang tidak baik mengakibatkan konsep ekologi dan ekosistem menjadi terabaikan. Hal itu mau tidak mau disadari manusia sebagai tuntutan zaman yang semakin menggila.
Nah, menurut tata aturan pembangunan ideal, suatu kesatuan wilayah harus memiliki 30 % lahan terbuka termasuk daerah resapan air yang bagus. Jika penghijauan tidak diperhatikan, alangkah wajarnya seseorang berteriak ketika banjir datang. Hmmm....
Gambar pertama adalah kawasan pemukiman di sekitar Mall Olympic Garden, Malang. Sedangkan, gambar yang lain merupakan salah satu lahan pemerintah di Lodenok, Dadapan, Kabupaten Pacitan.